MELIHAT PENAMPAKAN MANDAU TERBESAR

 






SETELAH melaksanakan tugas sosialisasi perda, Anggota DPRD Kaltim Rima Hartati mengunjungi Lamin 1001 Mandau di Desa Jembayan, Dusun Margasari, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Senin (14/6) lalu.

Saat memasuki areal Lamin 1001 Mandau, Rima yang saat itu didampingi aparat Desa dan staf dewan disajikan pemandangan indah sawah yang terhampar luas. Rombongan terlebih dulu harus melalui jalan setapak, yang diapit hijaunya tanaman padi.


Rombongan anggota dewan tersebut disambut Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail dan pasukannya di Lamin 1001 Mandau. Di sana, rombongan melihat-lihat ratusan mandau bermacam ukuran dan yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Kalimantan.


Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail mengatakan, Lamin 1001 Mandau satu tahun dibuka untuk umum. Ia juga aktif mempromosikan wadah kebudayaan tersebut ke berbagai pameran. “Kami juga berupaya mendekati pemerintah dan swasta agar budaya kita ini tidak tenggelam,” ujar Aji kepada Sapos.


Lamin 1001 Mandau tidak hanya mengumpulkan mandau dari Kalimantan, namun sejumlah pusaka dari seluruh Indonesia juga ada. “Karena saya sangat mencintai warisan pusaka Nusantara. Dengan kunjungan bu Rima, saya berharap ikut melestarikan Lamin 1001 Mandau dan mengenalkannya tidak hanya di Kaltim, namun di Indonesia bahkan mancanegara,” imbuhnya.


Menanggapi hal itu, Rima mengaku terkesan adanya upaya dari masyarakat yang turut melestarikan mandau sebagai budaya khas Kalimantan. “Keberadaan Lamin 1001 Mandau ini harus kita dukung dengan ikut mengenalkannya kepada masyarakat luas. Tidak hanya itu, mengenai akses menuju Lamin tersebut juga perlu mendapat perhatian agar memudahkan pengunjung untuk datang,” harap Rima. (adv/beb) 


Artikel: berbagai sumber



Komentar

Posting Komentar